Mobil Listrik Toyota Innova EV Concept, Sanggup Tempuh 280 Kilometer

Posted on

Mobil listrik Toyota Innova EV (Electric Vehicle) Concept ditampilkan pada IIMS (Indonesia International Motor Show) 2022 yang terselenggara di JIEXPO Kemayoran, Jakarta pada 31 Maret lalu. Toyota Kijang Innova EV Concept ini merupakan mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle) hasil karya dari insinyur TMMIN alias Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

Walaupun sudah siap untuk dikendarai, akan tetapi pemakaian Kijang Innova EV Concept ini baru diperuntukkan terhadap kepentingan studi juga sosialisasi.

Mobil Listrik Toyota Innova EV Concept, Sanggup Tempuh 280 Kilometer
liputan6.com

Spesifikasi Mobil Listrik Toyota Innova EV, Mampu Melaju Sejauh 280 Kilometer

Mobil Toyota Kijang Innova BEV (Battery Electric Vehicles) Concept sempat menghebohkan publik usai tampil di dalam ajang IIMS 2022. Perlahan spesifikasi mobil listrik pabrikan Toyota ini mulai terungkap. Ya, walaupun mobil listrik tersebut masih dalam bentuk mobil konsep untuk studi, akan tetapi masih banyak yang merasa penasaran dengan performa Innova BEV ini.

Pasalnya, informasinya masih ditutup semenjak diperkenalkan ke hadapan publik. Toyota Kijang Innova BEV ini ditampilkan dalam seminar yang bertajuk ‘100 Years of Indonesia Automotive Industry, Realizing Indonesia Net-Zero Emission’ yang berlangsung di depan gedung prof. H Soedarto, Undip (Universitas Diponegoro), Semarang, Jawa Tengah pada hari Rabu, 25 Mei 2022 lalu.

Bukan hanya memamerkan mobil listrik ini, namun menurut informasi yang didapatkan di lokasi itu, terdapat bocoran spesifikasi dari Toyota Kijang Innova listrik. Mobil listrik Toyota Innova EV ini hadir dengan nuansa warna serba putih, sentuhan grafis berwarna biru, juga logo Toyota krom berlapis warna biru. Ciri khas dar Toyota Kijang Innova BEV Concept ini terlihat dari bagian grille-nya yang tertutup dengan artinya. Hal ini berarti mobil listrik satu ini tidak membutuhkan lagi sistem pendingin. Sebagaimana pada mobil pembakaran dalam atau Internal Combustion Engine (ICE).

Dari samping tidak terdapat ubahan yang berarti. Paling hanya kehadiran stiker atau livery biru pada bodynya. Sedangkan velg dan ban, sepertinya masih sama dengan model Innova konvensional. Kemudian pada sektor belakan pun masih sama.

Hanya saja, jika Anda melihat secara detail, knalpotnya hilang. Pada bagian kolong juga terdapat baterai berukuran cukup besar yang menggantikan posisi ban seperti.

Interior Kijang Innova EV

Digantikan dengan tombol-tombol, tuas transmisinya hilang, begitulah ciri khas Innova versi listrik. Apabila menilik spesifikasi interior Kijang Innova EV, tak begitu istimewa. Masih banyak kesamaan dengan Innova yang berbahan bakar minyak, tetapi terdapat sejumlah ubahan. Seperti warna job yang dibuat cerah.

Sedangkan untuk kapasitasnya tetap, masih punya 3 baris bangku. Kemudian baris kedua atau pada bagian tengah memakai daya gaya captain seat. Pada bagian dashboard juga tak ada perbedaan dengan Innova yang lama.Hanya saja terdapat ubahan pada sektor transmisi. Toyota Kijang Innova tidak menggunakan tuas transmisi, namun pakai tombol.

Terdapat 4 tombol transmisi pada Innova versi listrik, yaitu D, B, N, serta R. Huruf B artinya brake, jika pada mobil hybrid Toyota maka kegunaannya untuk meningkatkan engine brake supaya pengisian baterainya secara otomatis lebih optimal.

Ketangguhan Toyota Kijang Innova EV

Di lembar spesifikasi teknis, mobil listrik Toyota Innova EV ini berbekal battery pack lithium ion dengan kapasitas 59,3 kWh. Motor listriknya memiliki daya 134 kW (kilowatt). Lubang pengisian bensinnya sudah hilang, sekarang ini terpasang 2 soket untuk melakukan pengisian baterai, 1 soket pengecas AC Type 2 juga arus DC dengan tipe CCS 2.

Berbicara mengenai performanya, Kijang Innova BEV ini mampu menempuh kecepatan maksimal 120 kilometer per jam. Torsinya 700 Nm, dan untuk jarak tempuhnya mencapai 280 km. Lama pengisian daya dengan charger type 45 A- 3 Phase atau membutuhkan waktu sekitar 4 jam.

Proyek mobil listrik Toyota Innova EV Concept ini memiliki tujuan untuk mengeskalasi kemampuan engineer Indonesia dan mengembangkan kapabilitas SDM nasional pada bidang elektrifikasi. Melalui produk ini, Toyota Indonesia bisa merealisasikan transfer pengetahuan, inovasi teknologi, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia pada industri otomotif terhadap semua rantai pasok sampai para akademisi.