Dunia teknologi baru saja dihebohkan dengan kolaborasi tak terduga antara dua raksasa media sosial, Biz Stone yang merupakan salah satu pendiri Twitter, dan Evan Sharp, sosok kreatif di balik Pinterest.
Seperti diketahui, keduanya kini tengah membangun sebuah startup media sosial bernama West Co yang mengusung visi jauh berbeda dari platform pendahulunya.
Dikutip dari Techcrunch, Selasa (6/1/2026), langkah ambisius ini bukan sekadar wacana, karena laporan terbaru menyebutkan bahwa mereka telah berhasil mengantongi pendanaan segar sebesar $29 juta dalam putaran pendanaan awal atau seed round yang dipimpin oleh Spark Capital.
Kehadiran West Co menandai babak baru dalam industri digital lewat peluncuran versi awal aplikasi mereka yang diberi nama Tangle. Sejak November lalu, Tangle mulai diperkenalkan secara terbatas dengan sistem akses khusus melalui undangan, menciptakan rasa penasaran di kalangan pengamat teknologi.
Informasi mendalam mengenai arah gerak perusahaan ini semakin terkuak melalui detail yang dihimpun dari pengajuan peraturan resmi serta daftar lowongan pekerjaan yang memberikan gambaran bahwa proyek ini bukan sekadar aplikasi biasa, melainkan sebuah gerakan untuk mengubah cara kita berinteraksi secara digital.
Evan Sharp, yang kini menjabat sebagai CEO, secara terbuka mengungkapkan bahwa West Co lahir dari sebuah refleksi mendalam dan rasa gelisah terhadap dampak negatif media sosial konvensional selama 15 tahun terakhir.
Evan merasa bertanggung jawab atas “kehancuran” yang dialami pikiran dan hati manusia akibat pola interaksi digital yang terlalu bising dan seringkali memicu kecemasan.
Oleh karena itu, West Co hadir sebagai jawaban atas pertanyaan besar mengenai bagaimana teknologi seharusnya membantu manusia merasa lebih utuh dan tenang, bukan sebaliknya.
Sebagai langkah konkret, Tangle hadir dengan konsep yang sangat manusiawi melalui fitur utamanya yang menanyakan niat atau intention pengguna setiap harinya.
Alih-alih membanjiri pengguna dengan konten tanpa henti, aplikasi ini mengajak setiap orang untuk berbagi tujuan hidup jangka pendek dengan lingkaran pertemanan mereka.
Harapannya, pengguna dapat merencanakan hari-hari mereka dengan penuh kesadaran atau mindfulness, menangkap realitas kehidupan yang sebenarnya, dan menemukan benang merah yang lebih dalam tentang makna hidup yang selama ini sering terabaikan di tengah hiruk pikuk dunia maya.
Meski visi ini terdengar sangat idealis, Biz Stone mengingatkan bahwa perjalanan Tangle masih sangat panjang dan penuh dengan eksplorasi.
Dalam keterangannya tersebut, Stone menyebutkan bahwa aplikasi ini masih dalam fase pengembangan sehingga bentuk dan fiturnya mungkin akan mengalami perubahan signifikan sebelum akhirnya siap dirilis secara luas ke publik.
Bagi para pendiri ini, West Co adalah kesempatan kedua untuk memperbaiki lanskap digital dan membangun ruang yang lebih sehat bagi kesehatan mental penggunanya di masa depan.
News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.